Subscribe

RTIK MINUT With Wakil Walikota
Budaya MINUT PUTRI Tumetenden
Teman2 dari SMP2N Airmadidi

Dan korban 13 remaja GMIM Sentrum Liningaan Tondano. Hingga berita ini dipublish 9 orang meninggal, 1 kritis, 2 belum ditemukan. Berikut nama-nama korban: Pingkan Mentu (16) Valdo Surentu (17) Morina Rarun (13) Sherina Onggeleng (14) Rezky Walangitan (18) Gabriela Surentu (14) Dandy Wuisang (12) Angie Tengkel (14) Geronimo Mailantang (16) Gabriela Waney (belum meninggal) Foto para remaja korban tenggelam di Pantai Tulap, 25 mey 2013.

Dr Seribu dari Papua

Posted by Unknown on Friday, May 24, 2013

Ada seorang dokter yang telah mengabdi selama 40 tahun di Jayapura, Papua dengan tarif teramat murah: Rp 1.000 untuk setiap pasien. Dokter bernama FX Soedanto itu akhirnya dijuluki Dokter Seribu. Untuk mencapai Kecamatan Abepura butuh perjalanan darat selamat 30 menit, dari ibukota Provinsi Papua, Jayapura. Daerah ini juga dikenal sebagai tempat praktik Dokter Seribu -- dokter Soedanto yang memungut biaya maksimal Rp 1.000 dari warga asli Papua atau maksimal Rp 2.000 bagi pasien selain orang Papua. Soedanto lulus Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada tahun 1975. Selanjutnya ia memilih bertugas di kawasan Asmat. Untuk ditempatkan di wilayah paling timur Indonesia itu, sang dokter tidak memberi uang sogokan. Tahun 1982, Soedanto buka praktik dokter. Tersentuh dengan biaya tinggi yang dihadapi warga setempat, Soedanto memutuskan menerima biaya pengobatan seadanya. Hanya libur pada hari Minggu, Soedanto memeriksa rata-rata 200 pasien setiap hari. Selain praktik pengobatan, Soedanto juga mengajar di kampus. Pengabdian pria yang lahir di Purwokerto, 71 tahun silam ini akhirnya menjadi buah bibir. Keluarga Soedanto mendukung sikap dan langkah sang dokter dermawan ini. Soedanto pun berencana terus berbakti untuk warga Papua, dengan harapan layanan kesehatan masyarakat terus membaik

Subscribe to: Posts (Atom)